Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Islam, Modifikasi, Provinsi di Indonesia, Ajaib dan Unik, Tips dan Cara, Jalan Tol, Printer, Pengetahuan Umum

Saturday, 6 February 2016

Tanda-tanda Fiil (Kata Kerja)

Tanda-tanda Fiil (Kata Kerja). Setelah menjelaskan tanda-tanda isim, kini muallif (penyusun) kitab matn al-Jurumiyyah mulai menjelaskan tentang tanda-tanda fiil (kata kerja), beliaupun berkata:

والفعل يعرف بقد والسين وسوف

وتاء التأنيث الساكنة

Fiil dikenali dengan adanya huruf “qod, siin, saufa dan adanya taa’ at-Ta’nits.
Tanda-tanda Fiil (Kata Kerja)

Disini as-Sinhaji (penyusun matn al-Jutumiyyah) menjelaskan tentang tanda-tanda fiil, beliaupun menyebutkan empat (4) tanda, jika anda menemukan salah satu tanda ini di sebuah kata atau kata itu menerima salah satu tanda ini (bisa dimasuki oleh tanda ini) maka dari situ kita bisa mengetahui bahwa kata itu adalah fiil. Sebagai contoh adalah firman Allah:

قد سمع الله

Untuk fiil mudhari, contohnya firman Allah:

قد يعلم الله

Tanda-tanda Fiil

1. Dimasuki Oleh Huruf Siin dan Saufa

Siin dan saufa ini dinamakan dengan “harfu istiqbalin”, (oleh karena itu, ketika menterjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia, siin dan saufa ini di terjemahkan dengan kata “akan atau bakal”) ia hanya masuk ke fiil mudhari’ saja, sebagai contoh adalah firman Allah-ta’ala-:

سأستغفر

Dan juga firman-Nya:

سوف أستغفر

2. Dimasuki Oleh Ta’ Ta’nits Sakinah

Taa’ ta’nits adalah huruf yang menunjukkan bahwa suatu fiil itu disandarkan kepada fa’il (subjek) yang muannats (perempuan/ wanita), dan untuk diketahui bahwa taa’ ta’nits ini hanya khusus dimasuki oleh fiil madhi dan bersambung dengan akhirnya, seperti firman Allah-ta’ala-:

قالت نملة

Kesimpulan mengenai tanda-tanda fiil yang disampaikan di atas adalah:

Satu tanda yang masuk ke fiil madhi dan mudhari’ yaitu huruf “qad”

Satu tanda yang hanya masuk ke fiil madhi saja yaitu “taa’ ta’nits sakinah”.

Dua tanda yang hanya masuk ke fiil mudhari’ saja yaitu “siin dan juga saufa”.

NB:

  • Huruf “qad” adalah tanda yang masuk ke fiil madhi dan mudhari’, dan di antara maknanya adalah sebagai berikut:
------- Jika masuk ke fiil madhi, maka maknanya adalah li at-tahqiq (bermakna sesungguhnya), seperti firman Allah

ونعلم أن قد صدقتنا

“Dan kami mengetahui bahwa engkau sungguh telah jujur kepada kami.”

Terkadanga juga bermakna li at-Taqriib (menunjukkan makna dekat), seperti perkataan muezzin:

قد قامت الصلاة

“Telah dekat waktu shalat.”

----------Jika masuk ke fiil mudhari, maka maknanya terkadang li at-Taqlil (menunjukkan makna kadang-kadang) dan ini makna yang mendominasi jika “qad” ini masuk ke fiil mudhari’, contohnya ucapan seseorang: 

الكذوب قد يصدق

“Pendusta itu kadang-kadang juga jujur.”

Terkadang juga bermakna li at-Taktsiir (bermakna sering atau biasanya), seperti ucapan seseorang:

قد يجود الكريم

“Biasanya orang yang pemurah itu dermawan.”

Dan terkadang juga bermakna li at-Tahqiq (bermakna sesungguhnya), seperti firman-Nya dalam al-Qur’an:

قد يعلم الله

“Sungguh Allah itu mengetahui.”

  • Mu’allif tidak menyebutkan “taa’ al-fail” yang sebenarnya juga adalah tanda fiil madhi, sebagaimana disebutkan oleh banyak ulama nahwu seperti ibnu malik dalam alfiyahnya, ibnu hajib dalam al-kafiyah dan ibnu hisyam dalam audhah al-masalik.

Tanda-tanda Fiil (Kata Kerja) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: TWENTYONE INFO

0 komentar:

Post a Comment