Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Islam, Modifikasi, Provinsi di Indonesia, Ajaib dan Unik, Tips dan Cara, Jalan Tol, Printer, Pengetahuan Umum

Friday, 5 February 2016

Tanda-tanda Isim (Kata Benda)

Tanda-tanda Isim (Kata Benda). Penyusun kitab matn al-Jurmiyyah berkata melanjutkan penjelasannya mengenai ilmu bahasa arab/ilmu nahwu:

الإسم يعرف بالخفض، والتنوين،ودخول الألف واللام، وحروف الخفض، وهي : من والى وعن وعلى في ورب والباء والكاف

واللام، وحروف القسم، وهي : الواووالباء التاء

Isim (kata benda) itu diketahui dengan keadaannya yang khafad (jar), tanwin, dimasuki oleh أل (alif laam), dimasuki oleh huruf-huruf jar yaitu : min, ilaa, an, alaa, fii, rubba, baa, kaaf, laam dan bisa dimasuki oleh huruf qasam yaitu wawu, baa dan taa’.

Tanda-tanda Isim (Kata Benda)


Setelah penyusun selesai menjelaskan tentang pembagian/macam-macam kalam, beliau kembali memulai penjelasan tentang masalah berikutnya yaitu tentang tanda-tanda setiap bagian dari kalam itu, terlebih dahulu beliau memulai dengan penjelasan mengenai tanda-tanda isim (kata benda). Beliau menyebutkan empat (4) tanda isim, apabila salah satu tanda ini terdapat dalam sebuah kata bahasa arab atau salah satu tanda ini diterima oleh suatu kata maka ia termasuk dalam kategori isim.

Tanda-tanda Isim

1.Khafadh (Jarr)

Khafadh bisa dikatakan baris kasrah yang dimunculkan oleh suatu amil, sebagai contoh :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Ucapan basmalah yang terdiri atas kata : اسمِ, اللهِ, الرحمنِ, الرحيمِ semuanya adalah isim karena semuanya menerima baris khafadh yaitu kasrah pada huruf terakhirnya.

2.Tanwin.

Tanwin bisa dikatakan dua dhammah (tanwin dhammah) atau dua fathah (tanwin fathah) atau dua kasrah (tanwin kasrah) seperti firman Allah:

وجوهٌ يومئذ خاشعةٌ. عاملةٌ ناصبةٌ. تصلى نارًا حاميةُ. تسقى من عينٍ آنيةٍ.

Maka kata وجوهٌ kemudian kata خاشعةٌ juga kata عاملةٌ kemudian juga kata نارُا demikian halnya kata حامية dan juga kata عينٍ dan kata آنيةٍ Semuanya adalah isim dengan alasan semuanya menerima tanwin baik dhammatain, atau fathatain dan kasrataian.

Baca Artikel Sebelumnya: pembagian kalam

3.Bisa Dimasuki Oleh Alif Laam

Selanjut salah satu tanda isim adalah mungkinnya ia dimasuki oleh alif lam (ال), sebagai contoh firman Allah ta’ala dalam al-Quran:

اَلرَّحْمَنُ عَلىَ الْعَرْشِ اسْتَوَى

Maka kata الرحمن kemudian kata العرش dua-duanya adalah isim atau kata benda karena dimasuki oleh alif lam.

4.Bisa Dimasuki Oleh Huruf Jarr

Huruf-huruf jar yaitu :

من, إلى, عن, على, في, رب, الباء, الكاف, اللام

Semua huruf-huruf jar ini khususu hanya memasuki isim saja, semua tidak masuk kecuali kepada isim saja, jadi jika ada kata yang dimasuki oleh salah satu dari huruf jar di atas, maka ia adalah isim bukan fiil atau huruf. Contohnya sabda Nabi dalam sebuah hadits:

تَكُفُّ شَرَّكَ عَنِ النَّاسِ, فَإِنَّهَا صَدَقَةٌ مِنْكَ عَلىَ نَفْسِكَ. (أخرجه البخلري ومسلم).

Engkau tidak mengganggu orang lain, itulah adalah dihitung sedekah bagimu.”(HR.Bukhari Muslim).

Maka kata الناس kemudian kata نفس dua-duanya adalah isim karena dimasuki oleh huruf jar yaitu عن pada kata pertama dan على pada kata yang kedua.

Dan di antara huruf khafad (jar) adalah huruf qasam (huruf sumpah), karena huruf-huruf qasam ini juga meng-jarr-kan akhir isim, huruf qasam itu adalah:

الواو, التاء والباء.

Contohnya :

بالله, تالله, والله.

Itulah tanda-tanda isim yang bisa kami jelaskan, mudahan bermanfaat.

Latihan:

Datangkanlah 7 kata berupa isim dan 5 kata berupa fiil!

Tanda-tanda Isim (Kata Benda) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: aena rizku

0 komentar:

Post a Comment