Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Islam, Modifikasi, Provinsi di Indonesia, Ajaib dan Unik, Tips dan Cara, Jalan Tol, Printer, Pengetahuan Umum

Tuesday, 12 April 2016

Cerpen bahasa arab berharakat dan terjemahannya

Cerpen bahasa arab berharakat. Setelah kita membahas pada bahasan dan artikel sebelumnya tentang bahasa arab nya aku sayang kamu : أَنَا أُحِبُّكِ, bahasa arab gaul: مُعَامَلَةٌ, bahasa arab tahun 6: اَلسَّنَةُ السَّادِسَةُ, bahasa arab bahasa syurga: اَلُّلغَةُ الْعَرَبِيَّةُ لُغَةُ أَهْلِ الْجَنَّةِ, bahasa arab bagus: جَيِّدٌ, bahasa arab cinta sejati: اَلْمَحَبَّةُ الْحَقِيْقِيِّةُ, bahasa arab ruang tamu: غُرْفَةُ الضُّيُوْفِ, bahasa arab nya cantik: جَمِيْلَةٌ, bahasa arab gunung: اَلْجَبَلُ ج اَلْجِبَالُ, bahasa arab roti: اَلْخُبْزُ, bahasa arab minum:شَرِبَ-يَشْرَبُ-اِشْرَبْ. Kali ini kembali kami hadirkan mengenai cerpen bahasa arab berharakat atau berbaris, cerita pencek (cerpen) di bawah ini kami sajikan dengan bahasa arab yang sederhana dan mudah dipahami dan juga kami sertai dengan terjemahannya agar mempermudah bagi anda yang membacanya. Cerita pendek bahasa arab di bawah ini menceritakan tentang kisah yang lumayan lucu tentang seorang yang gemuk dan seorang yang kurus. Selamat membaca.
Cerpen bahasa arab berharakat dan terjemahannya

الرَّجُلُ النَّحِيْفُ وَ الرَّجُلُ السَّمِيْنُ

Laki-laki yang kurus dan laki-laki yang gemuk

مَشَى رَجُلٌ نَحِيْفٌ وَ رَجُلٌ سَمِيْنٌ فِي غَابَةٍ أَغْصَانُهَا مُتَشَابِكَةٌ, فَقَالَ الرَّجُلُ السَّمِيْنُ لِلرَّجُلِ النَّحِيْفِ : الْجَوُّ هَادِئٌ, وَ الْغَابَةٌ مَلِيْئَةٌ بِالْأَشْجَارِ, فَمَاذَا تَفْعَلُ إِذَا قَابَلَنَا حَيَوَانٌ مُفْتَرِسٌ ؟

seorang laki-laki yang berbadan kurus berjalan bersama seorang laki-laki yang berbadan gemuk di sebuah hutan yang dipenuhi dengan pepohonan yang dahan-dahannya banyak,kemudian laki-laki yang berbadan gemuk berkata kepada laki-laki yang berbadan kurus : cuaca hari ini tenang, dan hutan ini dipenuhi dengan pohon-pohon, apa yang akan kamu lakukan jika seekor hewan buas muncegat kita ?

فَقَالَ الرَّجُلُ النَّجِيْفُ :لَا تَخَفْ يَا صَدِيْقِي, فَالصَّدِيْقُ يُسَاعِدُ صَدِيْقَهُ, وَ إِذَا قَابَلَنَا حَيَوَانٌ مُفْتَرِسٌ فَسَأُسَاعِدُكَ, وَلَا تَخَفْ, فَالْهَلًاكُ فِي الْخَوْفِ, وَ فِي الشَّجَاعَةِ النَّجَاةُ, وَ الْحِيْلَةُ فَوْقَ الْقُوَّةِ.

Maka laki-laki kurus itu berkata : janganlah kamu takut wahai temanku, karena seorang teman itu selalu menolong temannya, dan jika ada hewan buas yang mencegat kita maka saya akan membantumu, janganlah takut, karena kehancuran itu ada pada rasa takut, dan dalam keberanian ada keselamatan, dan taktik ada diatas kekuatan.

وَ فَجْأَةً ظَهَرَ أَمَامَهُمَا دُبٌّ, فَقَالَ الرَّجُلُ السَّمِيْنُ : اُنْظُرْ يَا صَدِيْقِي, بَيْنَ الْأَشْجَارِ دُبٌّ, فَأَيْنَ الْمَفَرُّ ؟

dan tiba-tiba muncul di hadapan mereka berdua seekor beruang, maka laki-laki yang berbadan gemuk berkata : lihatlah wahai kawanku, diantara pohon itu ada beruang, maka kemanakah kita akan berlari?

جَرَى الرَّجُلُ النَّحِيْفُ, وَتَسَلَّقَ شَجَرَةً عَالِيَةً, وَلَمَّا اقْتَرَبَ الدُّبُّ مِنَ الرَّجُلِ السَّمِيْنِ اِرْتَمَى عَلَى الْأَرْضِ, وَتَظَاهَرَ بِالْمَوْتِ, فَوَضَعَ الدُّبُّ فَمَهُ عَلَى وَجْهِهِ فَلَمْ يَتَحَرَّكْ, ثُمَّ وَضَعَ فَمَهُ عَلَى أُذُنَيْهِ فَلَمْ يَتَحَرَّكْ, فَنَظَرَ الدُّبُّ إِلَى أَعْلَى, وَقَالَ فِي نَفْسِهِ : عَلَى الشَّجَرَةِ رَجُلٌ, فَكَيْفَ الْوُصُوْلُ إِلَيْهِ ؟

Laki-laki yan berbadan kurus kemudian berlari dan memanjat sebuah pohon yang tinggi, dan ketika beruang itu mendekat kepada laki-laki yang berbadan gemuk, kemudian ia menggeletakkan tubuhnya diatas tanah, dan dia berpura-pura mati, lalu beruang itu mengenduskan mulutnya pada wajah laki-laki itu, dan namun dia tidak bergerak, kemudian ia meletakan mulitnya pada telinganya ( laki-laki ) dan dia pun tidak bergerak, kemudian berung itu melihat ke atas, dan berkata dalam dirinya : di atas pohon ada seorang laki-laki, namun bagaimana caranya bisa sampai kepadanya ?

وَ لَمَّا انْصَرَفَ الدُّبُّ نَزَلَ الرَّجُلُ النَّحِيْفُ مِنَ الشَّجَرَةِ, وَ قَالَ لِصَدِيْقِهِ السَّمِيْنِ : حَمْدًا للهِ عَلَى سَلَامَتِكَ, مَاذَا قَالَ لَكَ الدُّبُّ حِيْنَمَا وَضَعَ فَمَهُ عَلَى أُذُنِكَ ؟ فَقَالَ الرَّجُلُ السَّمِيْنُ : قَالَ لِي الدُّبُّ : لَا تُصَادِقْ مَنْ يَخْذُلُكَ, وَ يَفِرُّ مِنْكَ وَقْتَ الشِّدَّةِ.

Setelah beruang itu pergi, laki-laki yang berbadan kurus turun dari pohon tersebut, lalu ia berkata pada temannya yang berbadan gemuk : segala puji bagi Allah atas keselamatanmu, apa yang dikatakan beruang tadi padamu ketika dia meletakan mulutnya pada telingamu ? maka laki-laki yang berbadan gemuk berkata : janganlah kamu percaya orang yang meninggalkanmu dan lari darimu saat keadaan susah. Baca Juga : Cerita pendek dalam bahasa arab : 2 Angsa dan Seekor Kura-kura disertai terjemahnnya

Demikianlah apa yang bisa kami ulas malam ini tentang cerpen bahasa arab berharakat atau berbaris disertai dengan terjemahannya. Terima kasih atas kunjungan anda.

Cerpen bahasa arab berharakat dan terjemahannya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: aena rizku

0 komentar:

Post a Comment